Senin , 18 Juni 2018
Home / LINTAS GEMSTONE / Zulfikar Harapkan Seni Batu Mulia Bangkit Lagi di Tahun 2017
Kombes Pol Zulfikar SE M.Si (Foto: Istimewa - IGS Berita).*

Zulfikar Harapkan Seni Batu Mulia Bangkit Lagi di Tahun 2017

 

LAMPUNG (IGS BERITA) – Mungkin semua kalangan pecinta seni batu mulia Indonesia belum semuanya mengetahui bahwa pada tahun 2014 silam, salah satu anggota Kepolisian Republik Indonesia – yang juga merupakan seniman multi talenta – pernah mencatatkan namanya sebagai salah satu Juara Nasional di ajang Competition And Exhibition Indonesian Gemstone 2014 – 2015.

Adalah Kombes Pol Zulfikar SE M.Si yang kini bertugas di Polda Lampung. Kunjungan Tim IGS Berita ke Polda Lampung Rabu, (18/1) kemarin, merupakan bukti jalinan tali silahturahmi dengan institusi Kepolisian Republik Indonesia dalam mengembangkan serta menjaga kearifan lokal, sebagai salah satu budaya bangsa Indonesia.

Terkait dengan profesinya, di zaman dahulu, sebetulnya Institusi Kepolisian selalu di identikkan dengan sosok “badan tegap, kumis tebal serta batu akik besar ditangan”. Disinilah sebenarnya perhiasan ataupun karya seni tersebut memiliki keterkaitan dengan profesi sementara.

Menurut Zulfikar, pada tahun ini, seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, membuktikan bahwa perbaikan dari sektor perekonomian yang didukung kebijakan pemerintah tidak lagi memfokuskan pembangunan di Pulau Jawa saja, melainkan di seluruh wilayah Indonesia yang “belum terjamah”.

“Namun, permasalahannya, apakah para penggiat seni batu masih punya kecintaan terhadap hobinya tersebut?,“ ujar Zulfikar kepada IGS Berita.

Disisi lain, potensi yang dimiliki Indonesia sangatkah melimpah. Bahkan, Menurut Bang Zul – sapaan akrabnya – Indonesia merupakan sepenggal surga dimuka bumi yang tercipta dengan banyak kelebihan.

“Kalau torehan sejarah pernah dibuat, bukan hal sulit untuk membangkitkannya kembali. Caranya, dengan melakukan edukasi dan kreatifitas. Karena, informasi serta edukasi-lah yang bisa membuat pengetahuan bisa bertambah,” tuturnya.

Ada beberapa cara yang bisa ditempuh. Misalnya, lanjut Bang Zul, tokoh masyarakat yang selalu menjadi idola dan pengayom masyarakat seperti tugas Kepolisian yang memiliki falsafah Harkamtibmas yakni Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Maka dari itu, seni batu ini bisa dijadikan alat untuk menghidupkan budaya, edukasi dan tali silahtumi dengan masyarakat.

“Kami siap mendukung kemajuan perbatuan mulia di Indonesia. Bahkan, Kepolisian Republik Indonesia pun siap mendukung kreatifatas budaya dan tradisi yang memang sudah ada sejak zaman Si Pitung ini,” tukasnya.

Ia berharap, ditahun 2017 ini, gairah seni batu mulia di Indonesia bisa lebih bergairah lagi dengan memanfaatkan perkembangan ekonomi dan meratanya pembangunan serta kesadaran masyarakat terhadap budaya bangsa yang merupakan warisan leluhur bangsa Indonesia. (ae-gz).*

About Yukie Rushdie

Check Also

Batuan Istimewa Tanah Gayo

PADA umumnya masyarakat Indonesia pasti sering mendengar nama “Dataran Tinggi Gayo“, salah satu tempat di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *