Jumat , 16 November 2018
Home / PERISTIWA / Vokalis “Green Day” Hujat Kebijakan Diskriminatif Donald Trump
Donald Trump
Billy Joe Armstrong, vokalis grup musik Green Day. (Foto: combiboilersleeds.com).*

Vokalis “Green Day” Hujat Kebijakan Diskriminatif Donald Trump

BILLY Joe Armstrong, pentolan grup musik Green Day, menghujat kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) yang baru, Donald Trump. Lewat caption akun “Instagram”-nya, Billy menyebut, segala kebijakan Trump merupakan “keputusan sembrono” untuk memecah belah Amerika.

“Satu hal yang pasti. Rasisme, kebencian terhadap wanita, transphobia, homofobia, dan xenofobia, tidak memiliki tempat di sekitar Green Day,” tulis vokalis band asal Amerika itu, Minggu (29/1), yang mengaku kaget ketika Trump membenci orang-orang yang dianggap bertentangan dengannya.

“Muslim Amerika, imigran, kelestarian lingkungan, kebebasan berbicara, kebebasan pers, dan hak perempuan untuk memilih apa yang harus dilakukan dengan tubuh mereka, menunjukkan tanda-tanda seorang pria yang mencoba untuk mendefinisikan kembali apa yang membuat Amerika Serikat bukan hanya negara dengan ‘agenda konservatif’. Ini serangan terhadap kebebasan sipil kita. Niatnya adalah untuk memecah belah kita sebagai orang Amerika,” beber Billy.

Ia mengajak seluruh warga Amerika untuk saling menghormati satu sama lain dan menunjukkan belas kasihan terhadap kelompok yang tertindas oleh kebijakan Donald Trump.

“Jangan biarkan ‘orang gila’ ini mengambil hak kita untuk membalas dendam,” tukasnya.

Pasca dilantik, 20 Januari lalu, tak hentinya Donald Trump menuai aksi penolakan dari sejumlah pihak. Hal itu dikarenakan sikap Trump dalam memberikan kebijakan dinilai terlalu diskriminatif.

 

Selalu Protes

Green Day sendiri selalu terang-terangan dalam memprotes pemerintahan yang dianggap tidak sejalan dengan mereka.

Bahkan, pada tahun 2004 silam, band yang mengusung genre punk rock itu pernah mengeluarkan sebuah lagu berjudul American Idiot yang ditujukan untuk mengutuk serangan Amerika terhadap Irak yang dilancarkan mantan Presiden George W. Bush. (ars).*

Dog Hallow Fest

About Yukie Rushdie

Check Also

Duduki Tanpa Izin, Puluhan Orang Diringkus Sat Reskrim Polres Jakbar

  JAKARTA (IGS BERITA) – Satuan Reserse Kriminal (Sat-Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat meringkus puluhan orang yang …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: