Senin , 19 November 2018
Home / DAERAH / Tidak Terawat, Begini Kondisi Fasilitas Olahraga Di Pacitan
Kondisi Gedung Olahraga di Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur, 17/10/2018. (Foto: Suluh Apriyanto/IGSBERITA).*
Kondisi Gedung Olahraga di Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur, 17/10/2018. (Foto: Suluh Apriyanto/IGSBERITA).*

Tidak Terawat, Begini Kondisi Fasilitas Olahraga Di Pacitan

PACITAN (IGSBERITA) – Dua fasilitas olahraga di Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa timur kondisinya kian parah karena tidak terawat. Arena panjat tebing dan lapangan basket yang terletak di dekat wisma atlit Kabupaten Pacitan kini sudah tidak berfungsi.

Pantauan IGSBERITA dilapangan, Selasa (16/10/2018), dari luar tampak rumput liar dan puing-puing semakin memenuhi area fasilitas. Tembok-tembok di gedung dekat lapangan basket terdapat lukisan liar oleh tangan-tangan nakal. Sedangkan kondisi dinding panjat tebing terlihat besi-besinya sudah banyak yang berkarat.

Sekitar area panjat tebing dipenuhi puing-puing. Besi Konstruksi panjat tebing juga tampak berkarat. (Foto: Suluh Apriyanto/IGSBERITA).*
Sekitar area panjat tebing dipenuhi puing-puing. Besi Konstruksi panjat tebing juga tampak berkarat. (Foto: Suluh Apriyanto/IGSBERITA).*

Meski baru berusia kurang dari lima tahun, fasilitas yang seharusnya bisa digunakan para anak muda untuk berlatih sesuai minat dan bakatnya tersebut kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Menurut Eko (30), warga sekitar fasilitas olahraga, mengatakan kalau dirinya belum pernah melihat ada kegiatan olahraga di area tersebut.

“Dari dulu saya belum pernah lihat kegiatan di situ, lha saya saja kalau mau ambil rumput di dekat situ takut kalau nanti besi dan papan itu jatuh gimana?” kata Eko kepada IGSBERITA.

Di dalam gedung kondisinya tidak kalah mengenaskan. Tampak coretan-coretan vandalisme menggunakan cat pada dinding. Bahkan lumpur setebal sekitar dua centimeter akibat banjir 2017 lalu juga belum dibersihkan. Dan lantai lapangan basket yang seharusnya rata juga banyak terkelupas.

Lantai Gedung Fasilitas Olahraga di Kabupaten Pacitan Dipenuhi Lumpur. (Foto: Suluh Apriyanto/IGSBERITA).*
Lantai Gedung Fasilitas Olahraga di Kabupaten Pacitan Dipenuhi Lumpur. (Foto: Suluh Apriyanto/IGSBERITA).*

Anggaran Perawatan Minim

Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disparpora Kabupaten Pacitan, Wuriyanto mengatakan Kemenpora menghabiskan anggaran sekitar Rp2,4 miliar untuk membangun fasilitas tersebut. “Menurut hibahnya, untuk Panjat tebing Rp780 juta dan lapangan Basket Rp1,6 miliar,” kata Wuryanto kepada IGSBERITA, (16/10/2018).

Wuriyanto membantah karena sarana tersebut terbengkalai. Menurutnya gedung itu baru diserahkan dari pusat kepada daerah sekitar dua bulan lalu, sehingga untuk perawatannya pun masih perlu direncanakan kembali termasuk dalam hal anggaran.

“Panjat tebing dan lapangan Bola Basket itu bukan mangkrak, karena masih milik pusat untuk perawatannya pun dari pusat. Agustus 2018 kemarin baru diserahkan oleh pusat kepada daerah, untuk anggaran perawatannya Insyaallah 2019 nanti akan digabung dengan biaya perawatan sarana dan prasarana lainnya,” ujarnya.

Dia mengatakan anggaran untuk perawatan sarana prasarana olahraga yang ada di lembaganya dalam satu tahun berkisar Rp170 juta yang dibagi untuk perawatan GOR, Stadion, Wisma Atlet, Gedung Atlet, Gedung Gasibu, Lapangan di Alun-alun dan Lapangan Tenis di Pemkab.

Menurutnya, anggaran tersebut masih minim jika harus ditambah untuk perawatan lapangan basket dan panjat tebing. (apr).*

Dog Hallow Fest

About Mampe Sirait

Check Also

PLN Gencar Berantas Teknik ‘Spanyol’

KOTA BOGOR (IGS BERITA) — Gencarnya kegiatan Operasi Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) yang dilakukan …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: