Jumat , 25 Mei 2018
Home / LINTAS GEMSTONE / Suwandi Ghazali Tuntut Pemerintah Jadikan Seni Batu Akik sebagai Warisan Budaya Nusantara

Suwandi Ghazali Tuntut Pemerintah Jadikan Seni Batu Akik sebagai Warisan Budaya Nusantara

logo-gemstone-okeBOGOR (IGS BERITA) – Suwandi Ghazali, Chief Executive Officer (CEO) Indonesian Gemstone (IGS), yang sangat concern terhadap pertumbuhkembangan seni batu mulia asli Indonesia, menuntut pemerintah untuk secara resmi menjadikan seni batu akik sebagai salah satu warisan budaya Nusantara.

Hal itu disampaikan Suwandi kepada IGS Berita, Senin (31/10), menyikapi fakta bahwa hingga detik ini pemerintah belum juga memasukkan seni batu mulia asli Indonesia ke dalam daftar heritage (warisan budaya).

“Bagaimana mungkin seni batu akik Indonesia bisa diakui sebagai salah satu world heritage (warisan budaya dunia) kalau pemerintah kita sendiri seolah belum mau menjadikannya warisan budaya nasional. Padahal, sejarah mencatat, ini merupakan seni peninggalan para leluhur yang sudah berjalan secara turun temurun di negeri kita,” kata Suwandi.

Menurutnya, selama ini tokoh-tokoh nasional cenderung hanya mengeksploitasi masyarakat pecinta batu Indonesia – yang memang merupakan salah satu komunitas hobi terbesar di sini – untuk kepentingan politis.

“Kalau mau ada kegiatan pemilu, entah itu di tingkat nasional maupun daerah, barulah tokoh-tokoh besar itu menyambangi kantung-kantung komunitas pecinta seni batu. Setelah itu, tidak pernah ada keseriusan untuk mengakui sekaligus mengangkat keberadaan seni batu pada tingkat yang lebih formal,” kata Suwandi.

Terdapat pandangan yang menyebut bahwa seni batu mulia tidak bisa disebut sebagai salah satu kebudayaan asli milik Indonesia. Karena, hampir semua negara lain di dunia pun memiliki seni budaya batu mulia.

Di mata Suwandi, pandangan semacam itu tak lebih dari sikap inferior atau rasa minder yang berlebihan. Seni budaya wayang, atau puppet, ada di hampir semua negara dunia, dengan bentuk dan pola penceritaan yang berbeda-beda. Bahkan, wayang Indonesia berseratkan akar cerita Mahabharata dan Ramayana, yang – berdasarkan telusur keilmuannya – berasal dari Tanah Hindustan, India.

“Tapi, wayang bisa diakui dan akhirnya masuk sebagai salah satu warisan budaya dunia. Lalu, setiap negara di dunia pun pasti memiliki berbagai jenis senjata tradisionalnya. Namun, keris kita dapat pula diakui. Kenapa untuk seni batu akik tidak bisa? Padahal, kita punya kemampuan yang sangat istimewa di varian seni batu gambar (pictorial gemstone). Sesuatu yang sungguh unik dan eksklusif dalam percaturan seni batu mulia asli Indonesia. Mohon dicatat, ini sama sekali bukan sebuah keraguan terhadap seni wayang atau keris. Ini sebuah tuntutan agar pemerintah bersikap konsisten dan adil terhadap seni batu akik,” kata Suwandi lagi.

Maka, rencananya, Suwandi akan menyampaikan tuntutan secara resmi kepada pihak pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Republik Indonesia, agar segera memasukkan seni batu akik secara resmi ke dalam daftar warisan budaya Nusantara.

“Bagaimanapun, para penggiat seni batu akik ingin mendengar secara langsung alasan pihak pemerintah. Demi mendapatkan itu, kalau perlu kami – masyarakat pecinta batu akik di seluruh Indonesia – akan melakukan semacam kemah nasional di halaman Kantor Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya RI, bahkan di depan gerbang Istana Merdeka,” kata Suwandi.

Menutup pembicaraan, Suwandi menyatakan besarnya potensi seni batu akik Indonesia dalam membantu mengharumkan nama bangsa di mata dunia. “Jangan sampai terjadi, orang luar lebih mengapresiasi produk seni Indonesia ketimbang pemerintahnya sendiri,” katanya. (yhr).*

About Yukie Rushdie

Check Also

Zulfikar Harapkan Seni Batu Mulia Bangkit Lagi di Tahun 2017

  LAMPUNG (IGS BERITA) – Mungkin semua kalangan pecinta seni batu mulia Indonesia belum semuanya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *