Rabu , 16 Januari 2019
Home / DAERAH / PMII Pacitan Galang Peduli Tsunami Selat Sunda
PMII Pacitan menggelar Aksi Penggalangan Peduli Korban Tsunami Selat Sunda | Foto SULUH APRIYANTO | IGS BERITA |

PMII Pacitan Galang Peduli Tsunami Selat Sunda

PACITAN | IGS BERITA | Bencana tsunami Selat Sunda, yang melanda Lampung Selatan dan Banten, menjadi pusat perhatian bagi seluruh organisasi kemahasiswaan, termasuk Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pacitan, Jawa timur.

Puluhan Kader PMII Pacitan menggelar aksi sosial berupa penggalangan dana untuk para korban yang terdampak bencana tsunami tersebut.

Aksi itu dilakukan mulai tanggal 26 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019 di perempatan Penceng, Pasar Arjowinangun, dan beberapa titik lain.

Kegiatan tersebut diadakan tidak hanya sebagai kewajiban membantu saudara-saudara yang terdampak bencana, namun juga merupakan bentuk pengamalan Nilai Dasar Pergerakan (NDP) organisasi serta Tri Darma Perguruan Tinggi.

“Kegiatan ini kita lakukan sebagai kewajiban kita saling membantu sesama umat bernegara, juga merupakan bentuk pengamalan NDP dan Tri Darma Perguruan Tinggi,” ungkap Fiki, Koordinator Aksi, kepada IGS Berita.

Sementara itu, Ketua PMII Pacitan, Rojihan, juga menyampaikan ucapan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada masyarakat yang telah menyumbangkan sedikit dari harta kekayaannya guna membantu korban yang terdampak tsunami.

“Saya sampaikan terimakasih atas antusiasme masyarakat Pacitan,” katanya, di sela-sela aksi pengalangan dana tersebut.

Rojihan menerangkan, Pacitan saat mengalami musibah banjir dan tanah longsor satu tahun yang lalu juga pernah dibantu oleh saudara-saudara dari Lampung dan Banten.

Maka, lanjutnya, sungguh sudah semestinya bila PMII Pacitan pun kini bergerak cepat untuk menggalang dana kemanusiaan bagi saudara-saudara di Banten dan Lampung.

“Mengingat pada kejadian tahun lalu, tepatnya tanggal 28 November 2017, banyak bantuan atau uluran tangan dari berbagai pihak kepada kita, maka ini sebagai bentuk rasa sosial kita bersama saling membantu satu dengan  yang lainnya. Kami juga akan sampaikan ke publik hasil penggalangan ini hingga pendistribusiannya, sebagai bentuk tanggung jawab kami mengemban amanah donasi dari masyarakat,” pungkas Rojihan.

Di sisi lain, Ratna Asih (30), warga Pacitan yang memberikan keikhlasannya untuk berdonatur, memberikan keteranganya kepada IGS Berita tentang penggalangan dana tersebut. Ia menilai, ini adalah sikap yang sangat baik.

“Ya, mengingat dulu Pacitan juga pernah mengalami bencana, dan saya sendiri yakin kalau bantuan pada waktu itu juga datang dari saudara-saudara kita yang ada di Lampung maupun Banten. Saat ini, mereka yang lagi terkena musibah. Sudah sepatutnya kalau kita juga berganti membantu mereka,” katanya. |APR|

Pemerintah Kabupaten Pacitan

About Yukie Rushdie

Check Also

Sutrisno | Sang ‘Pahlawan Infrastruktur’ Tanpa Bintang

PACITAN | IGS BERITA | Sutrisno, warga Dusun Karang, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: