Selasa , 18 September 2018
Home / DAERAH / PLN UIP-KITSUM Digugat di PN Medan
Kantor PT PLN (Persero) UIPKITSUM di Jalan Kartini Nomor 23 Medan
Kantor PT PLN (Persero) UIPKITSUM di Jalan Kartini Nomor 23 Medan. (Foto: Mampe Sirait-IGSBERITA).*

PLN UIP-KITSUM Digugat di PN Medan

MEDAN (IGSBERITA) – PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangkit Sumatera (UIPKITSUM) digugat PT Marudut Tua Jaya di Pengadilan Negeri Medan terkait pelelangan proyek Pekerjaan Peningkatan Jalan dan Jembatan di Lokasi Proyek PLTA Asahan 3 (2x87MW) – Paket 2. Gugatan perbuatan melawan hukum teregistrasi di PN Medan dengan Nomor 546/Pdt.G/2018/PN.Medan tanggal 27 Agustus 2018.

Panitera Muda PN Medan, Ade Sri Mariani, mengakui telah menerima gugatan dan akan melakukan pemanggilan penggugat dan para tergugat selambat-lambatnya 14 (empatbelas) hari setelah gugatan diterima. “Nanti selambat-lambatnya 14 hari dilakukan pemanggilan untuk sidang pertama,” kata Ade Sri Mariani kepada IGSBERITA Senin (27/8/2018).

Wanri Rahaman Tua Turnip, Direktur PT Marudut Tua Jaya, menjelaskan dasar gugatan adalah seharusnya tidak ada peserta lelang yang lulus sesuai Berita Acara Pembukaan Sampul 1 (satu), karena tidak tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi yang sesuai dengan dokumen pengadaan pada Rencana Kerja dan Syarat, yakni tidak mencantumkan contact person tenaga ahli pada pernyataan kesediaan ditempatkan.

“Harusnya tidak ada peserta lelang yang lulus sampul satu karena pada saat pembukaan dokumen penawaran masing-masing calon penyedia tidak mencantumkan  contact person tenaga ahli, tapi panitia tetap meluluskan dokumen sampul satu salah satu peserta lelang,” kata Wanri Rahaman Tua Turnip kepada IGSBERITA, Selasa (28/8/2018), sesaat sebelum menghadiri sidang gugatan melawan BBPJN II Sumut, di PN Medan.

Selain itu, masih menurut Wanri, ada tafsir yang berbeda terhadap ketentuan dalam Rencana Kerja dan Syarat Pelelangan mengenai persyaratan penilaian laporan keuangan dari lembaga pemeringkat yang ditunjuk. Panitia meluluskan perusahaan dengan dokumen persyaratan yang sedang dalam perpanjangan. Sementara pada Recana Kerja dan Syarat (RKS) pengadaan tidak ada penjelasan kalau yang sedang dalam proses perpanjangan tidak gugur.

“Kalau ditafsirkan, dokumen penilaian laporan keuangan dari lembaga pemeringkat yang sedang diperpanjang bisa saja tidak akan mendapat penilaian minimal yang ditentukan dalam RKS. Padahal sudah ditetapkan lulus oleh panitia lelang. Menurut kami itu salah dan melawan hukum,” kata Wanri lagi.

Dia mengakui telah menyampaikan surat keberatan ke pelaksana pengadaan barang/jasa PT. PLN (Persero) UIPKITSUM setelah pengumuman penetapan pemenang lulus sampul 1, tetapi panitia lelang keukeuh melanjutkan pelelangan dan tidak ada pelelangan ulang.

“Sebelum melakukan gugatan kami sudah menyampaikan surat keberatan, tapi panitia tetap melanjutkan pelelangan yang harusnya dinyatakan lelang gagal,” tutur Wanri.

Daftar Panjang Kasus PLTA Asahan 3

Sementara itu, Ungkap Marpaung, Ketua Umum LSM PENDOA, lembaga yang mengaku telah mengikuti persoalan-persoalan pada pembangunan Proyek PLTA Asahan 3, mengatakan bahwa gugatan PT Marudut Tua Jaya akan menambah panjang daftar persoalan dalam pelaksanaan Proyek PLTA Asahan 3, mengingat sebelumnya proyek tersebut juga terbelit persoalan hukum saat pembebasan lahan. Tahun 2015 lalu, diketahui beberapa pejabat pemkab Toba Samosir termasuk Kasmin Simanjuntak mantan Bupati Tobasa ditahan karena kasus penggelembungan harga pada pengadaan lahan PLTA Asahan 3.

“Gugatan ini akan menambah panjang daftar permasalahan hukum dalam pelaksanaan proyek PLTA Asahan 3, sebelumnya kan sudah banyak pejabat termasuk mantan bupati yang dipenjara karena korupsi pengadaan lahannya. Mudah-mudahan gugatan ini bisa membongkar kepentingan-kepentingan kelompok tertentu dalam proyek ini,” kata Ungkap Marpaung kepada IGS BERITA, Selasa (28/8/2018).

Dari berbagai upaya yang dilakukan, hingga berita ini diturunkan belum diperoleh konfirmasi dari PT. PLN (Persero) UIPKITSUM mengenai dugaan perbuatan melawan hukum terkait pelelangan proyek pembangunan jalan di lokasi PLTA Asahan 3. (mps).*

About Mampe Sirait

Check Also

Museum Nasional

Lahap Rp 19,2 Miliar, Gedung Arsip Museum Nasional Tidak Berfungsi

JAKARTA (IGS BERITA) — Hingga detik ini, Gedung Arsip dan Ruang Serba Guna milik Museum …

Tinggalkan Balasan