Rabu , 16 Januari 2019
Home / SPORT / PB PJSI Diadukan ke LBH Jakarta
Ilustrasi laga pejudo Indonesia di Asian Games XVIII Jakarta-Palembang 2018 | Foto: DOK. IGS BERITA |

PB PJSI Diadukan ke LBH Jakarta

JAKARTA | IGS BERITA | Forum Peduli Olahraga (FPO) memprotes keputusan Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) yang melakukan pelarangan pejudo terjun ke olahraga lain.

Mereka pun mendatangi dan mengadukan masalah tersebut ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Surat pelarangan pejudo untuk melakukan olahraga lain tertuang dalam surat edaran PB PJSI Nomor PB/214/KU-05/Judo/XI/2018, perihal pengurus, pelatih, wasit dan atlet judo. Dalam surat ini ditetapkan, mereka harus memilih olahraga judo atau tidak.

Ketua FPO, Krisna Bayu, menegaskan, sikap itu jelas melanggar hak asasi manusia (HAM), UUD 45 pasal 28 tentang kebebasan untuk berkumpul dan mengembangkan dirinya.

Selain itu juga melanggar UU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) pasal 6 dan Pancasila sila kelima.

“Kami mencari keadilan. Dengan adanya surat pelarangan itu olahraga tidak boleh mengekslusifkan diri, justru olahraga bersifat universal. Untuk itulah kami melaporkan adanya pelarangan tersebut, agar nantinya laporan ini data diteruskan oleh pihak LBH Jakarta kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM),” ujarnya di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Menurutnya, setiap orang boleh mengembangkan dirinya dan berprestasi untuk kebanggaan bangsa dan negara, contohnya pada Asian Games XVIII 2018 di Jakarta-Palembang lalu para pejudo bertanding di dua cabor, yakni sambo dan kurash serta jujitsu.

“Hasil buruk yang dicapai judo di Asian Games 2018 lalu sebagai bukti nyata selama ini PJSI tidak berbuat apa-apa. Seusai kegagalan di Asian Games 2018 itu semestinya ada evaluasi nyata untuk kemudian berbenah diri menuju event selanjutnya, bahkan pejudo Merah-Putih meraih medali perunggu di cabor beladiri kurash, sedangkan judo sendiri tidak merebut medali satu pun,” tegas Krisna, pemerhati olahraga yang peduli dengan atlet Indonesia.

Ditambahkannya, tahun ini ada SEA Games di Filipina dan babak kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang.

Kedua even tersebut selayaknya menjadi ajang kebangkitan, karena potensi judo untuk berprestasi lebih baik lagi sangat terbuka.

Di mata Krisna, keputusan PB PJSI ini sangat terburu-buru dan terdapat tendensi sentimen pribadi.

Di tempat yang sama, Perwakilan LBH Jakarta, Rusdi Marpaung, mengatakan, pihaknya telah menerima aduan dari Forum Peduli Olahraga terkait larangan pejudo tampil di olahraga lain.

“Kami berharap PJSI dan FPO duduk bersama dulu, dan pihaknya juga siap menjadi jembatan kedua belah kubu, hal ini dimediasi lebih awal, agar mendapat solusi,” ucap Rusdi. |YHR|

Pemerintah Kabupaten Pacitan

About Yukie Rushdie

Check Also

Roma Ogah Lagi Tengok Malcolm

ROMA | IGS BERITA | Situasi Malcolm di Barcelona saat ini membuatnya dikait-kaitkan lagi dengan AS Roma. Tapi, …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: