Senin , 10 Desember 2018
Home / NASIONAL / Pakde Karwo | Pers Jangan Terjebak Berita Hoaks
Pakde Karwo
Penandatanganan kerjasama pelaksanaan Hari Pers Nasional 2019 (Foto: Dok. IGS Berita).*

Pakde Karwo | Pers Jangan Terjebak Berita Hoaks

JAKARTA (IGS BERITA) — Penjabat Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo alias Pakde Karwo, berharap jajaran pers nasional jangan sampai terjebak ke dalam berita-berita palsu atau hoaks.

“Harapan saya, insan pers tetap menjunjung tinggi asas keberimbangan dalam memberitakan sebuah isu. Tidak terjebak dalam berita-berita palsu atau hoaks,” kata Pakde Karwo dalam acara Launching Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Auditorium TVRI, Jakarta, Minggu (7/10/2018) malam.

Ia meyakini, media yang kredibel akan senantiasa menyajikan berita berkualitas berbasiskan fakta dan data.

“Hal itu penting bagi kami, baik masyarakat maupun pemerintah, selaku pembaca,” katanya.

Kehadiran Pemerintah Provinsi Jatim pada acara itu berkaitan dengan terpilihnya daerah di ujung timur Pulau Jawa tersebut sebagai tuan rumah bagi penyelenggaraan HPN 2019.

Peringatan HPN 2019 akan mengusung tema “Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital”.

Dalam pandangan Pakde Karwo, tema itu sangat aktual dengan situasi dan kondisi zaman. Ia mencontohkan banyaknya peluang produk Usaha Kecil Menengah (UKM) berbasis rumah tangga yang kini dapat dipesan langsung oleh konsumen.

Home industry dapat langsung berhubungan dengan pembeli melalui sistem digital. Ini mempermudah pemasaran produk-produk lokal,” katanya.

Melihat fenomena itu, lanjut Pakde Karwo, sudah pada tempatnya bila pers pun bisa berfungsi sebagai salah satu mesin penggerak bagi laju ekonomi kerakyatan berbasis digital tersebut.

“Pers sangat berperan dalam menyuarakan dan menghadirkan masukan kepada pemerintah. Di era serba digital ini, pemberitaan pers terkait daya saing UKM sangatlah diperhatikan. Sehingga kami akhirnya dapat berupaya dengan baik merumuskan kebijakan bagi sektor tersebut,” ujarnya.

Jatim Pilihan Tepat

Sebelumnya, di tempat dan acara yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menyatakan, pemilihan Jatim sebagai tuan rumah pelaksanaan HPN 2019 sangatlah tepat.

“Pasalnya, Jatim termasuk provinsi di Indonesia yang angka pertumbuhannya konsisten di atas rata-rata nasional,” kata Rudiantara.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan domestik regional bruto Jatim pada kuartal kedua tahun 2018 mencapai 5,57%. Angka itu lebih tinggi dari pertumbuhan nasional Indonesia yang 5,27%.

“Harapan saya, HPN tahun depan bisa menjadi momentum untuk menunjukkan kepada daerah lain, bagaimana caranya Jatim mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara konsisten. Terlebih Jatim merupakan salah satu sentra UKM terbesar di Indonesia,” kata Rudiantara lagi.

Ia menjelaskan dinamika ekonomi yang ditopang digitalisasi dengan mencontohkan “ojol” (ojek online).

“Delapan tahun lalu, mereka hanya didukung 50-an mitra driver. Sekarang, sudah lebih dari sejuta orang. Jadi, pemerintah meyakini, dengan digital ini, dengan didorongnya ekonomi digital, itu akan meningkatkan kesempatan lapangan pekerjaan. Digital itu tidak menghapus lapangan pekerjaan, tetapi justru meningkatkan,” ungkapnya.

Momentum Pembenahan

Sementara itu, Ketua Dewan Pers, Yosep Stanley Adi Prasetyo, menyebutkan, tema yang diusung dalam HPN 2019 akan menjadi momentum bagi insan pers untuk terus berbenah di era digital ini.

Ia berharap, kian terbukanya akses untuk mengunggah informasi ke publik ini tidak dijadikan kesempatan bagi pekerja pers abal-abal untuk mengeruk keuntungan pribadi lewat tayangan-tayangan berita yang tidak kredibel.

“HPN 2019 akan menjadi momentum bagi kita, para pelaku pers nasional, untuk meningkatkan pembenahan media massa. Jangan sampai pula kita hanya memanfaatkan kue iklan yang ada, terutama dari pemerintahan, sehingga kita lalu lupa untuk memberikan kritik yang membangun ke pemerintah,” ujarnya.

Tantang Pemprov Jatim

Pada kesempatan yang sama, mantan Ketua Umum PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), Margiono, menantang Pemprov Jatim dan Kementerian Kominfo untuk menjadikan HPN 2019 sebagai ajang deklarasi peta jalan menuju ekonomi kerakyatan berbasis digital.

“Ini penting, supaya HPN 2019 nanti bisa memunculkan langkah nyata pemerintah untuk mewujudkan apa itu ekonomi kerakyatan berbasis digital,” kata Margiono.

Di awal acara launching itu, yang dipandu host Cyndy Systiarini, Ketua Umun PWI, Atal Sembiring Depari, dan Pj Gubernur Jatim, Pakde Karwo, menandatangi kerjasama pelaksanaan HPN 2019.

Tombol launching ditekan Pakde Karwo, menandakan Jatim resmi menjadi tuan rumah HPN 2019.

“Ini adalah elang Jawa (Eja) yang hampir punah,” ucap Pakde Karwo, usai memencet tombol launching yang diikuti kemunculan Eja (maskot HPN 2019) pada layar besar, dengan pulpen di sayap kirinya.

Kemeriahan acara launching memuncak dengan tampilnya penyanyi melankolis Yuni Shara. (wnr).*

Dog Hallow Fest

About Yukie Rushdie

Check Also

Habib Bahar Smith Ditunggu Penyidik Polri

JAKARTA | IGS BERITA | Mabes Polri kembali mengagendakan pemeriksaan Habib Bahar bin Ali bin …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: