Senin , 19 November 2018
Home / MEGAPOLITAN / M. Taufik Sebut Pencopotan Dirut Transjakarta Sudah Lama Diminta
Transjakarta
M. Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. (Foto: Dok - IGS Berita)*

M. Taufik Sebut Pencopotan Dirut Transjakarta Sudah Lama Diminta

(IGSBERITA) – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik menyebut sudah lama meminta agar Dirut PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta), Budi Kaliwono.

Diapun mengapresiasi pencopotan itu. Budi Kaliwono digantikan Direktur Operasi dan Maintenance PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Agung Wicaksono. 

“Bagus banget tuh dia dicopot. Sudah lama kita minta (dicopot). Dia nggak becus kerja,” kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (29/10). 

Taufik menilai, selama dipimpin Budi Kaliwono, Transjakarta makin amburadul. 
Misalnya, target untuk mengalihkan pengguna kendaraan pribadi ke Transjakarta gagal direalisasikan. Data Dinas Perhubungan DKI Jakarta 2017, preferensi masyarakat dalam menggunakan sarana transportasi umum hanya sekitar 12-15 persen.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan tersendiri, sejauh mana kemampuan PT Transjakarta dalam mengemban tugas untuk menghadirkan angkutan massal yang nyaman dan aman serta membantu Pemprov DKI mengurangi kemacetan di ibukota. 

Menurut Taufik, pelayanan Transjakarta juga belum kunjung membaik dari hari ke hari. Waktu tunggu yang panjang, fasilitas yang tidak memadai bagi penyandang cacat, jalur kurang steril serta sederet persoalan lainnya seakan jauh dari kata tuntas. 

Selain itu, kecelakaan Transjakarta juga relatif meningkat. Berdasarkan data Ditlantas Polda Metro Jaya, angka kecelakaan bus Transjakarta sejak Januari hingga September 2018 sebanyak 44 kali. 

Sedikitnya 59 orang menjadi korban, 6 orang di antaranya meninggal. Sedangkan kerugian material dari kecelakaan tersebut, menurut Budiyanto mencapai Rp121,4 juta.

Saefullah Tidak Tahu 

Pencopotan Dirut Transjakarta tidak diketahui oleh Saefullah, plh Gubernur DKI yang menjabat karena saat ini Gubernur Anies ke Argentina.

Kabar tersebut beredar sejak dua hari lalu, lantaran Agung Wicaksono yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi dan Maintenance PT. Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, disebut-sebut akan menggantikan posisi Budi dalam jabatannya itu. 

“Sampai saat ini belum ada (info pencopotan),” kata Saefullah, Senin (29/10).

Bahkan, saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertolak ke Argentina dirinya tak mendengar adanya informasi pencopotan dirut PT Transjakarta.

Sebelumnya Budi Kaliwono juga telah membantah soal pergantian direksi tersebut. 

Bahkan, saat dikonfirmasi oleh awak media Budi justru melemparkan hal itu kepada pihak pemegang saham. 

“Info dari siapa? Tidak benar,” ungkap Budi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (28/10). 

Budi mengatakan, seharusnya pergantian direksi diumumkan oleh pemegang saham. Bukan diputuskan oleh direktur lama, maupun direktur yang baru. 

Sebab, Budi menilai, pemegang saham lah yang paling berhak atas pergantian direksi tersebut. 

“Pengalaman saya sebelumnya menjadi direktur utama dari berbagai perusahaan, pengumuman mengenai pergantian direksi harus dilakukan oleh pemegang saham. Tidak pernah dilakukan oleh dirut lama, palagi dirut baru,” kata Budi. 

“Tanyakan ke pemegang saham PT Transjakarta, mereka yang paling berhak menjelaskan,” tegasnya. (kus)*

Dog Hallow Fest

About Mampe Sirait

Check Also

Duduki Tanpa Izin, Puluhan Orang Diringkus Sat Reskrim Polres Jakbar

  JAKARTA (IGS BERITA) – Satuan Reserse Kriminal (Sat-Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat meringkus puluhan orang yang …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: