Jumat , 19 Oktober 2018
Home / MEGAPOLITAN / KPU Jakbar | Beda Pilihan Bukan Hal Aneh
Beda Pilihan
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi, membubuhkan tanda tangannya pada Ikrak Kampanye Damai Peserta Pemilu 2019 di Jakarta Barat (Foto: Markus Marpaung - IGS Berita).*

KPU Jakbar | Beda Pilihan Bukan Hal Aneh

JAKARTA (IGS BERITA) – Dalam konteks pemilihan umum (pemilu), beda pilihan itu bukanlah hal yang aneh. Itu hal biasa.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Barat, H Sumardi, pada acara Deklarasi Komitmen Kampanye Damai Pemilu 2019 di Ruang Anex, Lantai 2 Gedung B, Kantor Walikota Jakarta Barat, Jalan Kembangan Raya, Sabtu (29/9/2018).

“Beda agama maupun beda pilihan itu biasa. Tujuannya, Jakarta Barat damai,” ujarnya.

Kegiatan kampanye damai ini, lanjut Sumardi, agar semua peserta pemilu dapat bersaing secara sehat dalam menyampaikan visi-misinya.

“Beda pilihan adalah hal yang harus dihormati, sehingga pesta demokrasi lima tahunan ini bisa berlangsung damai dan tertib,” katanya.

Ia menyatakan, para Calon Anggota Legislatif (Caleg) memiliki waktu 203 hari untuk menyampaikan visi dan misinya melalui cara kampanye yang damai.

“Pemilu 2019 bersifat serentak. Nanti itu, tidak ada rekapitulasi (penghitungan suara) di Kelurahan, melainkan di tingkat Kecamatan,” katanya.

Hadir pada acara deklarasi itu antara lain Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH. Walikota Jakarta Barat Drs. H. Rustam Efendi, Komandan Kodim 0503 / JB Letkol Kav Andre Hendry Masangi, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, Ketua Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Ketua Bawaslu Jakarta Barat, para Caleg DPR RI Dapil Jakarta III, DPRD Dapil Jakarta Barat, dan DPD DKI Jakarta, serta tim sukses kedua pasangan capres-cawapres.

Harus Aman

Pada kesempatan yang sama, Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendi, menekankan agar Pemilu 2019 harus berjalan dengan aman dan lancar.

“Acara ini disebut Komitmen Pelaksanaan Kampanye Damai Pemilihan Umum Tahun 2019,” ujar Walikota.

Menurutnya, walaupun berbeda-beda, tetapi tetap damai, diikat dengan kesepakatan, berjalan dengan lancar dan hasilnya baik.

“Agar tim suksesnya bisa mengendalikan dengan baik, selama berkompetisi yang baik, yang terpilih juga bisa menyampaikan program dengan baik,” tutur Walikota.

Pembacaan Ikrar Komitmen Kampanye Damai  diikuti para peserta pemilu. Ada empat poin Ikrar Komitmen Kampanye Damai.

Pertama, peserta Pemilu 2019 di wilayah Kota Jakarta Barat berjanji mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Kedua, siap melaksanakan kampanye pemilu yang damai, aman, tertib, berintegritas, tanpa hoax, politisisasi SARA, dan politik uang.

Ketiga, siap melaksanakan kampanye berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Dan, keempat, saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing peserta di setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019.

Setelah membacakan ikrar tersebut, perwakilan dari mereka menandatangani nota komitmen untuk kampanye damai. (kus).*

About Yukie Rushdie

Check Also

Rumah Pompa Waduk Bojong

Rumah Pompa Waduk Bojong:
Lenyapnya Aset Senilai Rp 11,48 Miliar

JAKARTA (IGS BERITA) — Rumah Pompa Waduk Bojong, yang berada di Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta …

Tinggalkan Balasan