Sabtu , 15 Desember 2018
Home / INVESTIGASI / Kontraktor Proyek Rumah Pompa di Jakbar Dinilai Cacat
Proyek Pembangunan Rumah Pompa Waduk Bojong Beserta Kelengkapannya dengan pagu anggaran Rp 10,2 Miliyar yang digarap PT. WM. (Foto : MARKUS MARPAUNG - IGS Berita).*

Kontraktor Proyek Rumah Pompa di Jakbar Dinilai Cacat

JAKARTA (IGS BERITA) – Kontraktor jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan rumah pompa waduk Bojong beserta kelengkapannya yang berada di Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng Jakarta Barat adalah PT. WM yang ditetapkan Unit Pelayanan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (UPPBJ) Jakarta Barat.

Kontraktor  proyek rumah pompa yang berdomisili di Jalan Raya Pardasuka KM 57 No. 03, Kelurahan Tanjung Rusia, Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung itu  dinilai cacat. Pasalnya berdasarkan data yang dikumpulkan igsberita.com, PT. WM diduga tidak memenuhi syarat kualifikasi yang ditetapkan UPPBJ Jakarta Barat yakni EL007 (Jasa Pelaksana Instalasi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik Tegangan Rendah) ; atau –      EL009 ( Jasa Pelaksana instalasi Sistem control dan instrumentasi ) ; atau – EL010 (Jasa pelaksana instalasi tenaga listrik gedung dan pabrik). Apabila dalam masa perpanjangan dinyatakan gugur.

Sesuai data yang diperoleh dan yang ditayangkan di  situs web resmi www.lpjk.net, menunjukkan bahwa PT. WM tidak memiliki  bidang/sub bidang klasifikasi  Jasa Pelaksana Instalasi Jaringan Distribusi Tenaga Listrik Tegangan Rendah (EL007) dan EL009 ( Jasa Pelaksana instalasi Sistem control dan instrumentasi ).

Kemudian Jasa Pelaksana Instalasi Tenaga Listrik Gedung dan Pabrik (EL010) yang dimiliki PT WM dalam website lpjkn.net, terpapar dalam status sedang proses. Padahal sesuai dalam persyaratan kualifikasi apabila dalam masa perpanjangan dinyatakan gugur.

Selain itu, alamat/domisili perusahaan diduga tidak jelas  dan tetap alias fiktip. Pasalnya, sebanyak dua kali igsberita.com melayangkan surat wawancara ke alamat domisili PT. WM (yang tercantum di LPSE) sebanyak dua kali pula pihak PT. Pos Indonesia mengembalikan surat ke alamat redaksi igsberita.com karena menyatakan alamat tidak dikenal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. WM belum dapat dimintai penjelasannya. Bahkan dua (2) kali Redaksi IGSBerita.com melayangkan surat permohonan wawancara khusus ke alamat PT. WM yang terpampang di pengumuman pemenang lelang, dua kali pula surat tersebut dikembalikan PT. Pos Indonesia ke Redaksi IGSBerita.com.

Sesuai keterangan i-post (integrated postal operations system) menyatakan status Gagal Antar dengan keterangan gagal-alamat tidak dikenal.

Sementara Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 tahun 2015 Tentang Perubahan Keempat Atas Perpres Nomor 54 tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dalam Pasal 19 Ayat 1 huruf (o) secara jelas menyatakan “memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan jasa pengiriman” dan huruf (p) menyatakan “menandatangani pakta integritas”.  

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudis SDA) Jakarta Barat, Imron mengatakan, pihaknya tidak memiliki kewenangan dan intervensi dalam proses lelang hingga penetapan pemenang lelang, “Itu kewenangan pokja ULP (unit layanan pengadaan). Kita hanya memberikan kegiatan yang akan dilelang dan menerima pemenang. Memang waktu itu tidak ada perusahaan (peserta) yang menyanggah,” ujar Imron, di ruang kerjanya, Kamis (29/11/2018).

Jika memang alamat perusahaan diduga terindikasi tidak jelas, Imron menyarankan agar dipertanyakan kepada UPPBJ Jakarta Barat, “Pertanyakan itu ke UPPBJ, ada apa? Bapak ‘kejar’ itu UPPBJ-nya, minta penjelasan mereka,” kata Imron.

Kepala Unit Pelayanan Pengadaan Barang Jasa (UPPBJ) Jakarta Barat yang disurati igsberita.com sebanyak tiga kali tidak memberikan jawaban dan penjelasan.

Ningrum, salah satu staf UPPBJ Jakarta Barat mengatakan, “Kenapa tidak langsung ke PPK-nya saja pak,” ujar Ningrum, (Selasa, 4/12/2018) ketika igsberita.com follow-up surat wawancara.

Tidak berselang lama, seorang pegawai laki-laki muncul dari salah satu ruangan kantor UPPBJ Jakarta Barat yang dijemput Ningrum menghampiri igsberita.com.

Pegawai UPPBJ ini mengatakan surat wawancara igsberita.com telah dijawab Kepala Dinas Tata Air bersama UPPBJ, “Kalo gak salah sudah dijawab Kepala Dinas Tata Air deh waktu itu,  dijawab bareng-bareng dari UPPBJ,” kata pegawai yang tak diketahui namanya ini, (Selasa, 4/12/2018).

Saat ditanya, dijawab bareng-bareng seperti apa yang dimaksudkan dan igsberita.com pun menyampaikan jawaban Kasudis SDA Jakarta Barat, Imron yang menyatakan bahwa semua proses lelang ada di UPPBJ, sipegawai ini menjawab, “Iya sudah. Samakan? Sama-sama kepala unit” ujarnya dengan asal, (Selasa, 4/12/2018).

Pegawai yang berlagak seperti pimpinan ini pun memperdebatkan   tujuan surat yang menurutnya telah salah secara hukum, “Bapak tujukan kepada siapa? Kepala Badan, berarti ke Balaikota. Disini Kepala Unit, jadi sudah salah secara hukum. Jika bapak mau, kirim kembali suratnya kepada Kepala Unit,” katanya.

Si pegawai ini langsung mengatakan akan bicarakan semua kepada pimpinannya, setelah igsberita.com menjelaskan yang semestinya surat itu ditolak (jika salah) pada saat dikirim dan Kepala Unit menjawabnya  salah alamat, “Saya tidak bisa jawab dalam hal ini karena pimpinan saya tidak ada di tempat. Saya kebetulan anggota, saya akan menanyakan surat ini sebaiknya gimana,” ujar staf ini yang mengaku tidak tahu membaca ketika igsberita.com menyodorkan jawaban Kasudis SDA Jakarta Barat untuk dibacanya.

Data di lpjk.net Yang Benar

Ruslan Rivai, Kepala Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) menyatakan, dalam penelusuran oleh pihaknya di SIKI, bahwa PT. WM tidak memiliki subkualifikasi EL007 dan EL009, “PT. WM memiliki sub-kualifikasi EL010 yang ditetapkan pada tanggal 08 April 2018. Data subkualifikasi PT WM diproses dan diregistrasi oleh LPJK Provinsi Lampung sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Ruslan secara tertulis kepada Redaksi IGSBerita.com, (Jumat, 16/11/2018).

Terdapatnya dua perbedaan data subkualifikasi PT. WM, yakni data yang terpapar di situs web resmi lpjkn.net sedang proses dan pernyataan Ruslan menimbulkan pertanyaan tentang keabsahan data subkualifikasi (EL010) yang dimiliki PT. WM.

Padahal berdasarkan Pasal 15 ayat (2) Peraturan LPJKN Nomor 2 Tahun 2014 menyatakan bahwa “SBU yang dinyatakan sah sebagaimana dimaksud ayat (1) apabila data Badan Usaha beserta data klasifikasi dan kualifikasi pada SBU tertayang pada situs LPJK Nasional (www.lpjk.net), dan dimuat dalam BRBU bulan berjalan”. Kemudian dalam ayat (3) ditegaskan bahwa “Dalam hal ditemukan perbedaan data antara data yang tertuang pada SBU dengan data yang tertayang pada situs LPJK Nasional www.lpjk.net), maka dinyatakan benar adalah data yang tertayang pada situs LPJK Nasional (www.lpjk.net)”.

Sementara dalam pengamatan dari bulan Mei sampai Rabu, 5 Desember 2018 dalam situs resmi www.lpjk.net terpantau klasifikasi dan kualifikasi EL-010 milik PT. WM masih terpapar status dalam proses.

Akan Segera Dilaporkan

Sementara Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus tidak dapat memberikan komentar banyak terkait keberadaan PT WM dan juga dugaan (indikasi) penyimpangan proses lelang Kegiatan Pembangunan Rumah Pompa Waduk Bojong Beserta Kelengkapannya serta tindaklanjut pembahasan proyek tersebut dalam rapat Banggar DPRD DKI Jakarta, “Nanti saya tanyakan ke skpd (Satuan Kerja Perangkat Daerah) nya. Belum bisa komen. kalau memang ada bukti fakta yang mencukupi maka sebaiknya disampaikan kepada pihak yg berwajib, Polri,” ujar Bestari kepada igsberita.com melalui pesan WhatsApp, (22/11/2018).

Ketua LSM-P5AB, Posma mengatakan dalam waktu dekat ini akan melaporkan sejumlah penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan kegiatan Pembangunan Rumah Pompa Waduk Bojong Beserta Kelengkapannya ke Kejaksaan Agung-RI, termasuk mengenai persoalan aset barang milik Pemda DKI yang berada di wilayah waduk Bojong Indah akan dipaparkan dalam laporan, “Kita saat ini melengkapi data (dokumen) terkait waduk bojong. Setelah persiapan berkas selesai, baru kita laporkan,” ujar Posma, di Jakarta. (KUS)*

 

Dog Hallow Fest

About Markus Marpaung

Check Also

Detik-detik Ambruknya Crane Turap Kali Sentiong

JAKARTA | IGS BERITA | Sebuah crane yang digunakan dalam pembangunan turap Kali Sentiong di …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: