Sabtu , 15 Desember 2018
Home / DAERAH / Kejati: Korupsi Dana Bimtek DPRD Enrekang Sudah P21
Unjuk rasa Aliansi Mahasiswa-Pemuda Anti-Korupsi (AMPAK) di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Foto: Dok. IGS Berita).*

Kejati: Korupsi Dana Bimtek DPRD Enrekang Sudah P21

MAKASSAR (IGS BERITA) — Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menegaskan, kasus dugaan korupsi Dana Bimtek DPRD Kabupaten Enrekang sudah P21 alias segera disusunkan tuntutannya untuk disidangkan di pengadilan.

Hal itu disampaikan salah seorang anggota TP4D Kejati Sulsel, Dedy, kepada perwakilan Aliansi Mahasiswa Pemuda Anti-Korupsi (AMPAK) yang menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejati Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (13/11/2018) sore.

Dalam pertemuan dengan perwakilan pengunjuk rasa itu, Dedy pun berharap agar mahasiswa terus mengawal penanganan perkara ini hingga tuntas di pengadilan.

“Inilah wujud nyata perjuangan kami. Tidak kenal lelah mengawal kasus ini selama kurang lebih 2 tahun. Akhirnya, kasus ini di-P21-kan juga, yang artinya para pelaku akan segera disidangkan,” kata Jenderal Ketua Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM), Agung Purba Latowu.

Sebelumnya, aksi yang digelar AMPAK di bawah koordinasi Jenderal Lapangan Sudarman Waka pada Selasa (13/11/2018) itu sempat diwarnai kericuhan.

Aksi untuk menyikapi mandeknya penanganan kasus korupsi Dana Bimtek DPRD Kabupaten Enrekang itu ditandai dengan pembakaran ban bekas, yang berujung pada terjadinya gesekan antara massa dan aparat kepolisian.

Sejumlah organ mahasiswa dan pemuda di Sulsel bergabung dalam aksi unjuk rasa tersebut, antara lain MASSAMPU, OPM Formalitas, HPMM Cab Malua, HPMK, IPMT, KOPMA, HISMA, HIPMAT, IKMS, dan IMT.

Mereka menyampaikan orasinya secara bergantian, membagikan selebaran, mengibarkan bendera-bendera OPM, organisasi kampus, dan merah-putih, dengan mengenakan seragam almamaternya masing-masing.

Pada orasinya, Sudarman Waka selaku Jendral Lapangan menuntut transparansi penanganan kasus korupsi Dana Bimtek DPRD Enrekang di Kejati Sulsel.

“Tangkap, adili, dan penjarakan pelaku korupsi Dana Bimtek DRPD Enrekang! Copot Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel kalau tak mampu menangani kasus korupsi dana Bimtek!” tegas Sudarman, lantang.

Dalam unjuk rasa tersebut, sejumlah mahasiswa terlihat berusaha menutup separuh ruas jalan, sehingga melahirkan aksi saling dorong dengan aparat kepolisian yang berjaga.

Setelah Jendral Ketua OPM, Agung Purba Latowu, bernegosiasi dengan pihak Kejati Sulsel yang diwakili Fadly, anggota TP4D pun bersedia menerima perwakilan pengunjuk rasa. (wnr).*

Dog Hallow Fest

About Mega Puspita

Check Also

Diduga Aniaya Anak, Habib Bahar Dipolisikan

BOGOR | IGS BERITA | Habib Bahar bin Smith diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap dua …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: