Sabtu , 23 Juni 2018
Home / MEGAPOLITAN / Kebakaran Pasar Senen: Atap Mushola Stasiun Terembet
Masyarakat bahu membahu membantu memadamkan api di atap mushola Stasiun Senen, yang diduga terkena rambatan kebakaran Pasar Senen beberapa jam sebelumnya. (Foto: Wildi - IGS Berita).*

Kebakaran Pasar Senen: Atap Mushola Stasiun Terembet

JAKARTA (IGS BERITA) – Kebakaran hebat yang melanda pertokoan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1) subuh, sekitar pukul 04.15 WIB, ternyata terus menimbulkan rembetannya. Atap mushola Stasiun Pasar Senen pun, sekitar pukul 13.00 WIB, tiba-tiba mengepulkan asap hitam. Diduga akibat percikan api Pasar Senen yang tertiup angin dan menempel di atas mushola tersebut.

Menurut saksi mata, Ida (55), begitu asap hitam terlihat mengepul di atas atap mushola, seketika itu juga masyarakat berhamburan keluar.

“Atap mengeluarkan asap hitam cukup banyak. Saya sendiri langsung menjauh dari mushola,” kata Ida kepada IGS Berita.

Dua unit pemadam kebakaran kembali dikerahkan. Belum ada keterangan resmi dari pihak pemadam kebakaran, apakah ini masih merupakan imbas dari kebakaran hebat Pasar Senen yang terjadi beberapa jam sebelumnya.

Namun, petugas keamanan Stasiun Pasar Senen, Dedi, memperkirakan ada percikan api dari kebakaran Pasar Senen yang tertiup angin dan menempel di atap mushola. Rembetannya kecil, sehingga baru membesar dan mengepulkan asap tebal pada pukul 13.00 WIB.

Seperti diketahui, beberapa jam sebelumnya, tepatnya sejak pukul 04.15 WIB, kebakaran hebat melanda pertokoan Pasar Senen.

 

Kronologi Kebakaran Blok III Pasar Senen

Menurut Perwira Piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penganggulangan Bencana Jakarta Pusat, Syarifudin, kebakaran di Blok III Pasar Senen itu bermula dari lantai satu hingga kemudian merambat ke tempat lain.

“Api awalnya terlihat di lantai satu, kemudian membesar dan akhirnya yang paling terdampak di lantai tiga,” kata Syarifudin di lokasi kebakaran, Kamis (19/1).

Syarifudin mengatakan, petugas sudah berjibaku memadamkan api yang membakar blok pasar tersebut sejak pukul 04.15 WIB.

Kebakaran yang menghanguskan Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat (Foto: Istimewa – IGS Berita).*

Pintu gerbang lantai satu yang masih terkunci menyulitkan petugas untuk masuk ke gedung guna memadamkan api. Alhasil, petugas hanya bisa memadamkan api dari luar.

“Gerbangnya masih dikunci semua, kita coba antisipasi agar api tidak merambat,” ujar dia, seperti dikutip dari Antara.

Api terus merambat, petugas pun menambah mobil pemadam kebakaran dari 27 unit menjadi 45 unit guna mendukung upaya pemadaman.

Mobil-mobil pemadam kebakaran itu berasal dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat serta mobil bantuan dari dinas pemadam di Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

“Di lantai tiga Blok III api sudah merembet secara merata, kami juga sudah kerahkan peralatan dan unit yang kami punya,” ujar dia.

Lokasi Blok III Pasar Senen yang terbakar tepat menghadap jalan layang Pasar Senen ke arah Salemba, Jakarta Pusat.

Kebakaran tersebut menimbulkan asap hitam membumbung tinggi, yang sampai kelihatan dari kawasan Tugu Tani, yang berjarak sekitar 800 meter dari lokasi kebakaran.

 

Korban Direlokasi

Pedagang Pasar Senen yang menjadi korban kebakaran akan direlokasi dari Blok III ke Blok V. Masih ada tempat kosong di lantai 6 yang bisa digunakan secara gratis.

“Memang tempatnya tidak sebesar tempat yang lama, tetapi yang penting para pedagang tetap bisa menjalankan usahanya,” ujar Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono, di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/1).

Sumarsono, Plt. Gubernur DKI Jakarta (Foto: Istimewa – IGS Berita).*

Lokasi Blok V Pasar Senen berbeda gedung dengan bangunan yang terbakar saat ini. Blok V Pasar Senen pada 2014 juga pernah menjadi tempat penampungan saat dilakukan renovasi di Blok III.

Sumarsono melanjutkan, relokasi akan dilakukan ketika kondisi sudah kondusif. Walaupun begitu, dia berharap bisa dilakukan secepatnya.

Hal ini dilakukan untuk menjawab permintaan dari pedagang untuk segera direlokasi ke tempat baru. Untuk membantu koordinasi dan relokasi pedagang, Sumarsono menyerahkan tanggungjawab kepada Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, yang juga diperintahkan untuk merencanakan perbaikan toko-toko yang terbakar.

“Untuk perbaikan jangka pendek, kita tunggu dulu sampai api benar-benar padam. Lalu, Wali Kota akan meninjau dan melihat baiknya dibangun ulang seperti apa,” ucap Sumarsono.

Sementara itu, untuk perbaikan jangka panjang, Sumarsono akan melakukan evaluasi bangunan ke seluruh pasar di Jakarta, termasuk Pasar Senen. Harapannya, kebakaran besar seperti ini tidak akan terulang.

Langkah yang akan dilakukan, lanjut Sumarsono, adalah melakukan sosialisasi gerakan sadar bencana kebakaran. Contohnya, pemasangan kabel listrik yang tidak boleh dilakukan sembarangan.

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak akan tinggal diam untuk mencegah kejadian seperti ini kembali terulang,” ucap Sumarsono. (wdi).*

About Yukie Rushdie

Check Also

Tender Jasa Kamtib Pasar Kenari (Jakpus) Gagal, Syarat Janggal akan Dievaluasi Ulang

JAKARTA (IGS BERITA) — Proses lelang Pengadaan Jasa Keamanan dan Ketertiban Pasar Kenari Jakarta Pusat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *