Sabtu , 15 Desember 2018
Home / INVESTIGASI / Kasus Suap RAPBN-P 2018 Seret Wabendum PPP
Puji Suhartono, Terperiksa Kasus Suap RAPBN-P 2018
Wakil Bendahara Umum DPP PPP, Puji Suhartono, salah satu saksi paling dinanti dalam kasus dugaan suap RAPBN-P 2018 (Foto: Dok. IGS Berita).*

Kasus Suap RAPBN-P 2018 Seret Wabendum PPP

JAKARTA (IGS BERITA) — Penyidik KPK memeriksa Wakil Bendahara Umum PPP, Puji Suhartono, terkait kasus suap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P 2018 yang melibatkan tersangka Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Amin Santono.

Puji diduga ikut menerima aliran dana dari kasus dugaan suap tersebut. Sebab, beberapa waktu lalu, KPK menggeledah rumah Puji di Tangerang Selatan. Dalam pengeledahan itu, KPK mengamankan uang sejumlah Rp 1,4 miliar dalam bentuk dolar Singapura.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, menjelaskan, pemeriksaan Puji dimaksudkan untuk menggali uang yang ditemukan penyidik saat penggeledahan.

Selain itu, penyidik juga memerlukan keterangan Puji soal para tersangka dalam kasus tersebut.

“Penyidik perlu pengetahuan saksi terkait dengan perbuatan-perbuatan yang dilakukan oleh tersangka YP (Yaya Purnomo) ataupun tersangka yang lain dalam kasus ini,” kata Febri di Gedung Merah-Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (8/8/2018).

 

Saksi Paling Dinanti

Puji termasuk salah satu saksi yang kehadirannya selama ini paling dinantikan. Ia akhirnya datang memenuhi panggilan KPK, setelah sebelumnya dikonfirmasi minta izin untuk mangkir atas alasan adanya anggota keluarga yang sakit.

“Saksi Puji Suhartono akhirnya penuhi panggilan KPK hari ini. Pemeriksaan hari ini terhadap yang bersangkutan merupakan penjadwalan ulang dari tanggal 6 Agustus 2018 kemarin,” ujar Febri Diansyah.

Puji Suhartono diperiksa sebagai saksi Amin Santono. Sehari sebelumnya, Puji tidak memenuhi panggilan KPK dengan alasan adanya anggota keluarga yang sakit.

Diketahui, kasus ini diawali dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Mei 2018. Atas perkara ini, penyidik menetapkan empat orang tersangka.

Keempat tersangka itu adalah anggota Komisi XI DPR RI Amin Santono, Eka Kamaluddin (swasta-perantara), Yaya Purnomo (Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu), dan Ahmad Ghiast (swasta). (yhr).*

Dog Hallow Fest

About Yukie Rushdie

Check Also

Kisah Koruptor Wawan ‘Ngamar’ Bareng Artis Wanita di Luar Lapas

BANDUNG | IGS BERITA | Terpidana kasus korupsi, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan, beberapa kali mengajukan …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: