Jumat , 19 Oktober 2018
Home / DAERAH / Gowa Jadi Penyangga Pangan di Sulsel
Sulsel
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, membuka Musyawarah “Appalili” (Foto: Dok. IGS Berita).*

Gowa Jadi Penyangga Pangan di Sulsel

GOWA (IGS BERITA) — Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPTPH) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Muchlis, memberikan apresiasi kepada Kabupaten Gowa atas kontribusinya menjadi salah satu penyangga pangan di Sulsel.

Tanpa kehadiran Gowa, upaya pemenuhan kebutuhan pangan di Sulsel tentunya bakal terganggu.

Hal itu diungkapkannya saat menghadiri pembukaan musyawarah “Appalili” dalam rangka peningkatkan produktivitas hasil pertanian, di Desa Pallangga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Senin (8/10/2018).

“Kabupaten Gowa ini adalah salah satu kabupaten yang memberikan kontribusi besar dalam pemenuhan kebutuhan pangan di Sulsel, khususnya komoditi hortikultura. Buktinya produksi kacang hijau dan ubi kayu mereka tertinggi se-Sulsel, urutan kedua produksi ubi jalar, urutan ketiga produksi jagung, dan urutan kelima produksi padi. Tak sampai di situ. Gowa juga mempunyai potensi besar pada markisa, kentang, kubis, tanaman hias, dan cabai,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Muchlis pun membeberkan soal lahan sawah Gowa saat ini, seluas 34.223 ha, yang biasanya ditanami dua hingga tiga kali setahun.

“Gowa ketika panen bisa menghasilkan produktivitas 5,4 ton per hektar dikali luas sawah itu, kurang lebih Rp 641.681.000,00. Jadi, jika dua kali produksi setahun, bisa mencapai Rp 1,2 miliar lebih,” tambah Muchlis.

Maka, demi meningkatkan pembangunan Kabupaten Gowa di sektor ketahanan pangan, Pemprov telah mengalokasikan anggaran seperti bantuan benih jagung, bibit tanaman hias, pembangunan sanggar tani, pengembangan jaringan irigasi, hingga bantuan alat dan mesin pertanian.

Musyawarah Appalili

Di tempat yang sama, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, yang sekaligus membuka musyawarah “Appalili”, mengaku, salah satu hal yang meningkatkan kemajuan Sulsel itu ada pada sektor pertanian.

Sehingga, dirinya sangat berterimakasih kepada masyarakat, khusunya kelompok tani, gapoktan, dan penyuluh pertanian.

“Terima kasih kepada Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, serta seluruh penyuluh pertanian, yang mampu membantu Gowa dalam bidang pertanian. Semoga ke depan pertanian di Gowa tidak terpaku pada produksinya saja, tetapi juga kualitasnya lebih baik,” ungkap Adnan.

Forum Musyawarah “Appalili” sendiri merupakan tradisi turun temurun yang dikemas dalam bentuk upacara adat untuk menandai awal musim tanam di Kabupaten Gowa. (wnr).*

About Yukie Rushdie

Check Also

Kondisi Gedung Olahraga di Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur, 17/10/2018. (Foto: Suluh Apriyanto/IGSBERITA).*

Tidak Terawat, Begini Kondisi Fasilitas Olahraga Di Pacitan

PACITAN (IGSBERITA) – Dua fasilitas olahraga di Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa timur kondisinya kian parah …

Tinggalkan Balasan