Jumat , 16 November 2018
Home / IGS GIRLS / Ghemi Widi Astuti (Psikolog): Tren “One Finger Challenge”, Indikasi Kelainan Jiwa

Ghemi Widi Astuti (Psikolog): Tren “One Finger Challenge”, Indikasi Kelainan Jiwa

BANDUNG (IGS BERITA) – Di mata psikolog Ghemi Widi Astuti, tren One Finger Challenge, berfoto selfie lewat gaya menutup alat vital hanya dengan satu jari, mengandung indikasi kelainan jiwa. Menurutnya, tantangan yang terbilang ekstrem itu sudah tergolong tidak wajar, apalagi tindakan tersebut mengandung juga unsur pornografi.

“Ya, tentu sudah tidak wajar. Kalau orang normal pasti tidak akan melakukan hal seperti itu. Indikasi kelainan pasti ada. Tapi, kita tidak bisa men-judge begitu saja, masih harus meneliti motifnya,” kata Ghemi kepada IGS Berita.

Kalau hanya mencari perhatian, lanjut Ghemi, orang tersebut bisa diduga mengidap gangguan narsistik. Narsistik sendiri bisa berdampak cukup membahayakan. “Salah satu bahaya dari narsistik adalah terlalu menganggap dirinya hebat, sehingga berpotensi untuk merendahkan orang lain. Selain itu, yang namanya caper (cari perhatian) pun bisa berarti sekadar pengalihan atau memang gangguan, tergantung konteksnya,” ungkap Ghemi.

Ia menuturkan, seseorang yang kurang mendapat perhatian dari keluarga atau lingkungan, kemungkinan besar melakukan aksi “caper” karena faktor pengalihan, bukan gangguan.

“Jika hal yang ia butuhkan sudah terpenuhi, mungkin ia merasa puas, dan tidak perlu melakukan hal seperti itu lagi, dalam hal ini tantangan One Finger Challenge tadi,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, setelah gelombang Mannequin Challenge (tantangan gaya berfoto bak patung manekin) sempat viral, kini dunia maya digegerkan dengan tantangan berfoto baru bernama One Finger Challenge, yaitu berfoto selfie lewat gaya menutup alat vital hanya dengan satu jari.

Aksi tersebut terbilang gila, dan sempat menyedot perhatian khalayak di Cina. Menurut kabar yang beredar, tantangan tersebut pertama kali dilakukan seorang remaja wanita asal Negeri Tirai Bambu itu, yang memperlihatkan aksi selfie tanpa busana dan menutup bagian vitalnya hanya dengan satu jari.

Banyak yang beranggapan, ide One Finger Challenge ini terinspirasi dari karakter anime Jepang bernama Sky-Freedom.

Dilansir dari Shanghaiist, hanya dalam tempo seminggu, One Finger Challenge telah menimbulkan gelombang virus yang hebat dan banyak remaja wanita berbondong-bondong untuk melakukannya. (ars).*

Dog Hallow Fest

About Yukie Rushdie

Check Also

PHEROMONE PARFUME DARI IDENTIC: Resep Jitu Penakluk Status “Jomblo”

IDENTIC Parfume, ternyata, punya resep jitu untuk menaklukkan status “jomblo”. Ya, lewat produk Pheromone Parfume-nya, …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: