Kamis , 18 Oktober 2018
Home / MEGAPOLITAN / Gebyar Drama Mahasiswa Universitas Pakuan Bogor
Gebyar Drama 2017 Mahasiswa Universitas Pakuan Bogor (Foto: Wildi - IGS Berita).*

Gebyar Drama Mahasiswa Universitas Pakuan Bogor

BOGOR (IGS BERITA) – Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pakuan Bogor menggelar acara Gebyar Drama 2017 bertema “Persembahan untuk Arifin C. Noer” di Gedung Kesenian Kemuning Gading, Balaikota Bogor.

Acara yang berlangsung selama dua hari (17-18 Januari 2017) ini merupakan kegiatan tahunan, di mana para mahasiswa semester lima dituntut untuk membawakan sebuah pementasan drama setelah mempelajari teori pada mata kuliah Apresiasi dan Kajian Drama.

Pada pementasan tahun ini, para peserta menampilkan drama dari naskah-naskah karya Arifin C. Noer, antara lain Kapai-kapai, Sumur Tanpa Dasar, Tengul, dan Ari-ari.

“Membanggakan. Mahasiswa sudah mampu mengaplikasikan teori drama ke dalam sebuah pementasan yang sungguh luar biasa. Semoga gebyar drama di tahun berikutnya akan jauh lebih baik lagi dari segi pertunjukan maupun penyelenggaraannya,” kata Wildan Mubarock, dosen pengampu mata kuliah Apresiasi Drama yang juga seorang novelis, kepada IGS Berita.

Para dosen pengampu mata kuliah Apresiasi Drama lainnya di Universitas Pakuan Bogor, antara lain, Drs. Aam Nurjaman, M. Pd., Dra. Sri Rahayu, dan Mukodas, M. Pd.

“Kegiatan berjalan sesuai harapan. Karena, dari semua rangkaian acara Gebyar Drama ini telah dilaksanakan semuanya, mulai dari seminar mengenai keaktoran hingga puncaknya pada pementasan. Harapan saya, khususnya untuk para peserta Gebyar Drama, mereka tidak berhenti dalam berkesenian, terutama di dunia teater,” kata Teja, Ketua Panitia Pelaksana, saat dijumpai IGS Berita di akhir acara.

Para peraih penghargaan pada acara Gebyar Drama 2017:

Aktor Terbaik: David (Angka2 dan Kamboja yang Porak), Ryan (Kapai-kapai). Aktris Terbaik: Diyah Ajeng (Kapai-kapai), Rin (Angka2 dan Kamboja yang Porak). Pemeran Pembantu Pria Terbaik: Lukman (Ari-ari), Dadang Sanusi (Angka2 dan Kamboja yang Porak). Pemeran Pembantu Wanita Terbaik: Bela (Kapai-kapai), Wanda (Sumur Tanpa Dasar). Artistik Drama Terbaik: Teater Gandjil (Kapai-kapai). Penata Bunyi Terbaik: Angka2 dan Kamboja yang Porak. (wdi).*

About Yukie Rushdie

Check Also

Pemuda Pancasila

Pemuda Pancasila Jangan Jadi Masalah Buat Warga

JAKARTA (IGS BERITA) – Keberadaan Pemuda Pancasila (PP) jangan sampai menjadi masalah bagi warga masyarakat …

Tinggalkan Balasan