Sabtu , 15 Desember 2018
Home / IGS STORY / Cincin Cinta Miss Titin (Eps. 01)
Miss Titin
Cerita Bersambung "Cincin Cinta Miss Titin" karya Hermawan Aksan (Foto: Grafis - IGS Berita).*

Cincin Cinta Miss Titin (Eps. 01)

BAGIAN PERTAMA

1. Dayang Sumbi Mandi di Kali

 

LIS,

Mungkin suatu saat kau pernah menyaksikan sebuah pemandangan indah yang terus melekat dalam tempurung kepalamu, seperti bayang-bayang yang terus mengikuti, melenakanmu tapi kadang mengganggu langkah hidupmu. Mungkin juga kau bertemu dengan seseorang yang sama sekali tak pernah kita duga akan kita jumpai sepanjang hidup.

Nah, aku pernah mengalami kedua-duanya.

Jadi, geulis-ku, dengarkan dongengku. Siapa tahu kau bisa nyenyak dan bermimpi indah tentang masa depan, dan mewujudkannya kemudian.

Hampir pertengahan bulan Juni waktu itu. Aku lupa tahunnya. Aku memang tak pernah suka menghitung tahun. Rasanya lebih dari sepuluh tahun, bahkan dua puluh tahun. Entahlah. Waktu selalu melesat seperti kilat dan mendesing seperti jamparing.

Aku benar-benar berjumpa langsung dengan Dayang Sumbi. Sebuah perjumpaan tak terduga yang sangat mendebarkan.

Aku melihat Dayang Sumbi mandi tanpa busana.

Kau tahu kan siapa Dayang Sumbi? Rasanya hanya orang yang tak berbudaya yang tak mengenal nama ini. Dia salah satu tokoh pujaan manusia Sunda, tapi tak asing lagi bagi manusia di seluruh negeri ini. Dayang Sumbi, kau tahu, adalah lambang kecantikan sepanjang zaman. Tak hanya cantik lahiriah, tapi juga rohaniah. Kelak kau akan tahu, Dayang Sumbi atau Danghyang Sumbi berarti wanita yang memiliki nurani yang mendapat pencerahan dari Tuhan. Dia juga bernama Rarasati, yang berasal dari raras (perasaan yang sangat halus) dan ati (hati), yang berarti hati yang penuh dengan kehalusan budi karena mendapat pancaran sinar Ilahi.

Pendek kata, wanita yang sempurna.

Sebelumnya, aku hanya mengenal Dayang Sumbi dari buku-buku cerita. Mula-mula kelas empat kalau tak salah. Tetangga di sebelah kiri rumah kami adalah seorang guru sekolah dasar Inpres—kau tahu kepanjangannya? Instruksi Presiden! Apakah sekarang masih ada SD Inpres?—dan aku sering meminjam buku-buku cerita yang dia bawa dari sekolahnya. (Buku-buku itu juga bagian dari proyek Inpres, proyek yang membuat sejumlah pengarang menjadi kaya. Waktu itu, konon, satu atau dua buku bisa membuat pengarang mampu membeli rumah.)

Bersambung…

Dog Hallow Fest

About igsberita.com

Check Also

Puting Beliung | Batutulis Bogor Porak Poranda

KOTA BOGOR | IGS BERITA | Angin puting beliung memporak-porandakan pemukiman warga di kawasan Batutulis, Kota …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: