Sabtu , 15 Desember 2018
Home / IGS GIRLS / Cedera Seks, Ini Tanda-tandanya
Cedera Seks
Banyak pasutri tak menyadari yang namanya "cedera seks", kendati tak sedikit yang selalu mengalaminya setiap kali berhubungan intim (Foto: Dok. IGS Berita).*

Cedera Seks, Ini Tanda-tandanya

JAKARTA | IGS BERITA | Bukan cuma sepakbola, hubungan seks pun bisa mengakibatkan cedera. Banyak pasutri (pasangan suami-istri) mengalami hal ini, namun tak menyadarinya.

Pada wanita, salah satu yang paling sering dialami adalah luka vagina. Sebuah survei menemukan, hampir seperempat orang mengakui, mereka mengalami luka atau cedera seks akibat berhubungan intim.

Studi itu dilakukan oleh perusahaan kesehatan daring Euroclinix terhadap dua ribu orang di Inggris.

Mereka menemukan, 15 persen peserta terluka saat bercinta. Sementara untuk responden 18 hingga 24 tahun, jumlah tersebut naik menjadi 22 persen.

Luka yang paling sering dialami adalah lecet pada vagina atau vaginal tears. Kondisi tersebut menjadi yang teratas dalam daftar cedera seks yang sering dialami.

Mengutip New York Post pada Selasa (23/10/2018), luka pada vagina biasanya terjadi di dekat masuk dinding vagina.

Luka kecil biasanya sembuh dengan sendirinya. Namun yang besar, tentu harus menemui dokter.

Demi mencegah terjadinya lecet semacam ini, salah satu caranya adalah dengan menggunakan pelumas selama berhubungan seksual.

Di samping itu, beberapa survei melaporkan, mereka juga mengalami carpet burn saat berhubungan seks. Barang apa lagi, tuh?

Mengutip Healthline, kondisi yang juga sering disebut rug burn atau sensasi terbakar karena gesekan ini biasa terjadi akibat kulit yang tergesek atau meluncur di permukaan yang kasar.

Biasanya, kondisi ringan tidak menyebabkan masalah. Mereka yang mengalami carpet burn saat bercinta juga biasanya hanya mengobati diri lewat mencuci area tersebut dengan sabun antibakteri dan salep antibiotik.

Sementara itu, beberapa pria juga mengalami fraktur penis. Hal tersebut disebabkan karena dorongan yang terlalu kuat saat bercinta. Untuk kondisi fraktur penis, dibutuhkan pertolongan medis yang cukup intensif. | rie | New York Post | Healthline |

Dog Hallow Fest

About Mega Puspita

Check Also

Ghemi Widi Astuti (Psikolog): Tren “One Finger Challenge”, Indikasi Kelainan Jiwa

BANDUNG (IGS BERITA) – Di mata psikolog Ghemi Widi Astuti, tren One Finger Challenge, berfoto …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: