Senin , 19 November 2018
Home / INVESTIGASI / Buku LKS Bogor: Kepsek SDN Gunung Batu 1 Merasa Kecolongan
SD Negeri Gunung Batu 1 Kota Bogor (Foto: Istimewa - IGS Berita).*

Buku LKS Bogor: Kepsek SDN Gunung Batu 1 Merasa Kecolongan

BOGOR (IGS BERITA) – Kepala Sekolah SDN Gunung Batu 1 Kota Bogor, Deddy, mengaku merasa kecolongan dengan masih digunakannya buku Lembar Kerja Siswa (LKS) buatan pihak ketiga dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).

(Baca: Orangtua Murid SD di Bogor Keluhkan Jual-Beli Buku LKS, Dina (Anggota Komite Sekolah SDN Gunung Batu 1): “Orangtua yang Ngeluh Itu yang Nggak Mau Anaknya Pinter!”, Buku LKS Bogor: Soal Kios Nomor 33 Lantai 1 Pasar Gunung Batu, Ternyata SD-SD di Bogor Masih Gunakan Buku LKS)

“Saya merasa kecolongan. Saya juga baru sekitar lima bulan menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Gunung Batu 1. Jadi, saya masih meraba-raba, hal apa saja yang harus diperbaiki dalam sistem di SDN Gunung Batu 1,” kata Deddy kepada IGS Berita, Selasa (17/1).

Namun, lanjut Deddy, ia sebetulnya sudah mengultimatum pihak Komite Sekolah maupun Paguyuban Kelas untuk menggunakan LKS yang disediakan oleh pemerintah saja, yakni tiga mata pelajaran yang diujiankan.

“Saya tidak mengarahkan atau mewajibkan untuk membeli LKS yang lain. Meski begitu, saya pun tidak bisa melarang kalau para orangtua ingin mencari buku latihan lain, yang penting harus tetap sesuai dengan tema,” kata Deddy.

Ia pun mengaku meminta pihak Komite Sekolah untuk selalu berkoordinasi dengannya dalam setiap tindakan dan keputusan yang akan diambil. Karena, menurut Deddy, kalau tindakan atau keputusan itu sudah menjadi masalah, tetap saja Kepala Sekolah yang akan menanggung akibatnya.

Dengan adanya temuan masih digunakannya buku LKS buatan pihak ketiga di SDN Gunung Batu 1, Deddy berjanji akan kembali memanggil pihak Komite Sekolah dan Paguyuban Kelas untuk mencari solusi dari masalah ini.

“Secara pribadi, dengan adanya masalah ini, saya bersyukur. Alhamdulillah, mungkin sekarang ini saya sedang ditegur, diingatkan. Teguran itu bisa datang dari mana saja. Sekarang mungkin teguran itu datang melalui IGS Berita, karena pihak sekolah dan Komite Sekolah memang tidak bisa lagi semena-mena. Saya sangat bersyukur dapat ditegur melalui IGS Berita,” kata Deddy.

Seperti diketahui, Permendikbud Nomor 8 Tahun 2016 menegaskan tentang buku yang digunakan oleh satuan pendidikan.

Dalam peraturan menteri tersebut diatur tentang penghapusan LKS. Buku yang digunakan oleh siswa adalah buku yang dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah.

Disebutkan pula, lembar latihan siswa haruslah berasal dari modul yang dibuat para guru, bukan oleh pihak ketiga.

Pemerhati masalah pendidikan asal Universitas Padjadjaran Bandung, Barry Pradana, menyimpulkan, para guru di sekolah-sekolah Bogor tersebut rupanya masih memberlakukan penggunaan buku-buku LKS buatan pihak ketiga.

“Hal ini jelas tidak sesuai dengan amanat Permendagri Nomor 8 Tahun 2016,” kata Barry Pradana, yang dihubungi IGS Berita melalui sambungan telepon. (fji).*

Dog Hallow Fest

About Yukie Rushdie

Check Also

Rumah Pompa

Rumah Pompa Waduk Bojong | Ini Reaksi Walkot Jakbar

JAKARTA (IGS BERITA) — Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendi, terkejut mendengar Rumah Pompa Waduk Bojong, …

One comment

  1. SDN ciluar 3, Bogor….buku LKS 3 pelajaran (matematika, ipa dan bhs indonesia) harus beli sendiri…padahal sekolah lain gratis karena ada dana BOS…

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: