Minggu , 18 Februari 2018
Home / LINTAS GEMSTONE / Batuan Istimewa Tanah Gayo
Kota Takengon dan danau air tawar. (Foto: Andunk Elang - IGS Berita).*

Batuan Istimewa Tanah Gayo

PADA umumnya masyarakat Indonesia pasti sering mendengar nama “Dataran Tinggi Gayo“, salah satu tempat di Kabupaten Aceh Tengah, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, yang merupakan daerah pegunungan dengan udara dingin dan sejuk.

Jarak tempuh yang bisa diestimasi dari Kota Banda Aceh antara 6 sampai 7 jam perjalanan darat, medan yang dilalui banyak jalanan menanjak dan berkelok namun kondisi jalanan sudah bagus.

Suku Gayo menjadi bagian yang tidak terpisahkankan dari masyarakat Aceh Tengah, sudah berabad-abad lamanya penduduk asli ini mempertahankan budaya dan tradisi sebagai penduduk asli Tanah Gayo, bahkan tarian serta kain tenunnya dipakai masyarakat Gayo sangat terkenal hingga mancanegara.

Bukan itu saja kopi yang mendunia juga dihasilkan di dataran tinggi Gayo ini, tak heran bila surga kopi berada di Kabupaten Aceh Tengah ini.

Nephrite Jade Gayo. (Foto: Andunk Elang – IGS Berita).*

Takengon adalah ibukota Kabupaten Aceh Tengah yang memiliki “Danau Air Tawar“ dengan cerita legendanya.

Selain masyarakat yang ramah dan terbuka bagi para pendatang ternyata kekayaan alam yang dimiliki Tanah Gayo juga luar biasa, yaitu di logam mulia seperti emas serta batu mulianya.

Ada dua kecamatan yang ternyata memiliki deposit batu mulia berjenis Idocrase serta Nephrite Jade.

Jade Gayo (Foto: Andunk Elang – IGS Berita).*

Pertama adalah Kecamatan Jagong tepatnya di Desa Gemboyah dan kedua di Kecamatan Linge Desa Lumut, kedua kecamatan tadi berada dalam ketinggian dan lokasi di mana deposit batu Idocrase dan Nephrite Jade itu diketemukan, 30 km kira-kira jarak yang harus ditempuh dari lokasi perkampungan penduduk, keterangan ini menurut penjelasan dari Ce’duan salah satu seniman batu serta seniman budaya asli kelahiran Takengon yang sempat merantau ke Jakarta dan Bandung tapi kini kembali menetap di Kota Takengon.

“Solmut”, Solar Lumut Gayo (Foto: Andunk Elang – IGS Berita).*

Bagi masyarakat setempat varian Nephrite Jade ini biasa disebut Jade Gayo, sementara Idocrase yang warnanya seperti Solar namun ada inklusi lumut ini dinamakan Solmut atau Solar Lumut.

Kreativitas seniman di Takengon juga boleh dibilang kreatif dengan membuat seni curving terhadap dua batu mulia yang dijadikan seni yang lain dari pada lain.

Ce’duan menjelaskan bahwa Kabupaten Aceh Tengah ini begitu istimewa dalam segala hal dan itulah yang akhirnya membuat Ce’duan sangat betah hidup di Dataran Tinggi Gayo sampai saat ini. (ae-gz).*

Ce’duan, seniman batu dan budayawan asli Takengon, Tanah Gayo (Foto: Andunk Elang – IGS Berita).*

About Yukie Rushdie

Check Also

Zulfikar Harapkan Seni Batu Mulia Bangkit Lagi di Tahun 2017

  LAMPUNG (IGS BERITA) – Mungkin semua kalangan pecinta seni batu mulia Indonesia belum semuanya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *