Sabtu , 15 Desember 2018
Home / INVESTIGASI / Banggar DPRD akan Bahas Rumah Pompa Waduk Bojong
Kegiatan proyek pembangunan kembali Rumah Pompa Waduk Bojong, Kelurahan Rawa Buaya, Kalideres, Jakarta Barat (Foto: Markus Marpaung - IGS Berita).*

Banggar DPRD akan Bahas Rumah Pompa Waduk Bojong

JAKARTA (IGS BERITA) — Perkara Rumah Pompa Waduk Bojong, yang diduga sudah raib sebelum proses penghapusan asetnya tuntas, akan masuk dalam pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta pada Senin (19/11/2018).

Bestari Barus, anggota Banggar DPRD DKI Jakarta, menyampaikan hal itu terkait pembongkaran aset milik Pemprov berupa rumah pompa dan 6 unit mesin pompanya di Waduk Bojong Indah, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

BACA JUGA:

Ketua Fraksi Partai NasDem di DPRD DKI Jakarta itu akan mengecek proses penghapusan aset barang daerah tersebut yang diduga tidak melalui mekanisme dan tata cara yang benar.

“Nanti masuk pembahasan di Banggar. Mungkin Senin,” kata Bestari lewat pesan WhatsApp-nya kepada IGS Berita, Rabu (14/11/2018).

Diberitakan sebelumnya, dalam rapat pimpinan dengan Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendi, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Imron mengakui sedang memohonkan proses penghapusan bagi barang-barang tersebut kepada Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta.

Namun, faktanya, permohonan proses penghapusan belum tuntas, fisik rumah pompa dan enam unit mesin pompanya sudah “raib” dari lokasi sekitar pertengahan Agustus 2018.

Pembongkaran aset milik daerah itu dilakukan terkait proses pembangunan kembali Rumah Pompa Waduk Bojong beserta kelengkapannya yang menyedot anggaran senilai Rp 10,2 miliar dari APBD DKI Jakarta Tahun 2018.

Pengamatan di lokasi proyek yang sempat mangkrak selama dua bulan itu menunjukkan adanya kegiatan item pekerjaan kisdam, sesuai yang tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB). Sebuah alat berat terlihat sedang memancang sheet pile baja SP2.

Rumah pompa dan 6 unit mesin pompa Waduk Bojong Indah itu merupakan aset Pemprov DKI Jakarta sebagai bagian dari fasilitas umum dan sosial (fasum-fasos) yang diserahkan pihak pengembang PT Bojong Permai pada tanggal 19 Mei 2006 dan 13 Agustus 2007.

Hal itu tertuang dalam BAST (Berita Acara Serah Terima) yang ditandatangani Direktur PT Bojong Permai, Ir H Ismail Sofyan, dan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, pada tanggal 13 Agustus 2007.

Pasal 1 BAST menegaskan, pihak pertama menyerahkan kepada pihak kedua sebagaimana pihak kedua menerima untuk dimiliki dari pihak pertama tanah dan bagunan, jalan, bangunan saluran, duiker, waduk, rumah pompa dan pompa yang terletak di Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. (kus).*

Dog Hallow Fest

About Yukie Rushdie

Check Also

Suban PAD Jakbar: Kasudis SDA Harus Pahami PP 27/2014

JAKARTA | IGS BERITA | Kepala Subdit Pengendalian Aset pada Suku Badan Pengelola Aset Daerah …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: