Selasa , 18 September 2018
Home / MEGAPOLITAN / Apoy: Sosok Muda Pelestari Seni Silat

Apoy: Sosok Muda Pelestari Seni Silat

apoy-okeBEKASI (IGS BERITA) – Di tengah derasnya serbuan budaya asing yang masuk ke Indonesia, tak menyurutkan kecintaannya pada budaya lokal. Hal ini dibuktikan dengan bergabungnya Apoy, panggilan akrab lelaki bertubuh ramping kelahiran tahun 1986 ini ke dalam Koprek. Salah satu padepokan seni silat asli Betawi yang berlokasi di Desa Sukabudi Bekasi.

Kecintaannya pada seni bela diri silat sudah ditekuninya sejak beberapa tahun lalu. “Selain sebagai seni bela diri, saya sebagai generasi muda juga harus aktif melestarikan serta mengembangkan budaya lokal. Selain itu seni silat juga bagus untuk menjaga agar tubuh dan jiwa agar tetap sehat,” ujar Apoy yang rajin melatih ilmu silatnya secara rutin bersama teman temannya dari Koprek.

Lelaki yang sehari hari bekerja sebagai staff di Kantor Desa Sukabudi ini menerangkan. “Dengan masuknya saya sebagai anggota Koprek, secara tidak langsung saya sudah memberikan contoh, pada generasi muda lain di bawah saya untuk turut berpartisipasi,” tambah Apoy.

Selain itu, Apoy juga aktif di Kumbesi. Yaitu, Kumpulan Betawi Bekasi. Sebuah wadah kemasyarakatan untuk melakukan kegiatan sosial dan silaturahmi di wilayah tempat tinggalnya. Di tengah kesibukannya bekerja, Apoy dan para anggota Koprek selalu ikut berpartisipasi di ajang pameran seni dan budaya di wilayah Jadebotabek atau kota lain. “Dengan demikian, saya dapat mengetahui sekaligus mempelajari seni silat dari daerah lain, dan itu akan memperkaya pengetahuan serta batin saya,” ujar Apoy.

Lelaki yang mahir memainkan golok ditangan ini menambahkan, “Sebagai anggota Koprek dan juga Kumbesi, dituntut kesabaran dan mesti memiliki jiwa sosial yang tinggi, ringan tangan, tidak boleh mentang-mentang dan juga harus menjaga kearifan seni budaya lokal.”

Kemahirannya dalam pencak silat Betawi dan memainkan golok, ditunjukkannya dalam ajang Seni dan Budaya Betawi di Sentra Grosir Cikarang, Sabtu (5/11).

Pesannya kepada generasi muda sebagai berikut, “Khusus buat rekan-rekan muda-mudi, jangan pernah malu melestarikan budaya Bekasi khususnya Seni Bela diri asli Bekasi, dan jangan pernah malu untuk memakai baju kebanggaan orang Betawi asli yaitu Baju Pangsi dan juga memakai Batu Pandan, karena kalau bukan kita siapa lagi dan kalau bukan sekarang kapan lagi. Buktikan kalau kita sayang dan cinta budaya kita sendiri,” kata Apoy mengakhiri pembicaraan. (pys).*

About Yukie Rushdie

Check Also

Pasar Senen

Manajer Pasar Senen Restui Pembangunan Kios dan Kantor Sekuriti di Kolong JPO

JAKARTA (IGS BERITA) — Dalam sepekan terakhir ini, muncul kehebohan di kawasan Pasar Senen, Jakarta …

Tinggalkan Balasan