Sabtu , 15 Desember 2018
Home / MEGAPOLITAN / Anies Resmikan ‘Rusun Promoter’ Gagasan Ahok
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Aziz, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meresmikan Rusun Promoter Polri di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat | Foto MARKUS MARPAUNG | IGS Berita |

Anies Resmikan ‘Rusun Promoter’ Gagasan Ahok

JAKARTA | IGS BERITA | Rusun Promoter (Rumah Susun Profesional, Modern, dan Terpercaya) Polri, yang digagas mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada tahun 2015, rampung dibangun.

Rusun Promoter Polri ini merupakan tindak lanjut dari surat Kapolda Metro Jaya pada 3 Desember 2015 tentang pembangunan rusun bagi para anggota kepolisian yang belum memiliki tempat tinggal.

Pembangunannya menggunakan APBD Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta, setelah ditandatanganinya perjanjian antara Kapolda dengan Gubernur pada 6 Juni 2016.

Sayangnya, Ahok tidak bisa meresmikan hasil dari gagasannya itu, karena masa jabatannya sudah habis dan saat ini tengah menjalani hukuman di Mako Brimob, Depok, atas vonis penistaan agama.

Peresmian pun akhirnya dilakukan penerusnya sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Rabu (28/11/2018).

Padahal, sebelumnya, Anies sempat mencoret anggaran pembangunan rusun untuk Polri ini. Namun kemudian dilanjutkan kembali dengan anggaran baru.

Anies mengakui, pembangunan Rusun Promoter ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Kapolda Metro Jaya, Idham Azis, kepada Pemprov DKI Jakarta.

Rusun ini dibangun 17 lantai, dengan 255 unit. Tujuannya agar para polisi dapat bekerja dengan tenang, khususnya mereka yang bertugas menjaga ibukota.

“Insya Allah, polisi yang bertugas di ibukota terfasilitasi dengan baik. Bagaimana yang di luar kota mau baik, kalau di Jakarta tidak baik? Rusun di Jakbar ini akan menjadi contoh,” jelas Anies kepada wartawan, usai meresmikan Rusun Promoter Polri yang berada di kawasan Jakarta Barat.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Meli Budiastuti, mengatakan, permintaan pembangunan rusun sudah diajukan sejak 3 Desember 2015.

Kemudian, dikeluarkanlah Keputusan Gubernur Nomor 188 pada 11 Oktober 2017 tentang Hibah Barang dan Jasa kepada Polri dalam APBD 2017.

Rusun ini dibangun dengan menggunakan APBD DKI Jakarta tahun 2017, sebesar Rp 105 miliar.

“Rusun ini dibangun dengan APBD, di atas sertifikat hak pakai Asrama Polisi Pesing. Luas lahannya itu 15.302 meter persegi. Setiap unit dibangun dengan tipe 36, dan akan ditempati anggota atau PNS Polri,” kata Meli.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis, menyatakan rasa terimakasihnya kepada Pemprov DKI Jakarta. Ini membuktikan apresiasi Pemprov DKI Jakarta terhadap kinerja polisi.

“Saya mengapresiasi peresmian ini. Terimakasih sama Gubernur dan Pemprov DKI Jakarta yang bisa mewujudkan perumahan ini. Karena, problem di Polri itu hunian. Saya berharap, bisa dibantu lagi,” jelas Idham.

Ia berpesan agar yang tinggal di rusun ini hanyalah anggota kepolisian yang masih bertugas. Jika sudah selesai, ia mengharapkan anggota itu dapat meninggalkan rusun tersebut.

“Saya pesan, yang tinggal di rusun ini yang dinas saja. Kalau sudah nggak dinas, keluar. Ini bom waktu permasalahan di TNI dan Polri. Saya pesan patroli provost dilakukan. Jangan ada tindakan asusila. Kalau melakukan, masuk neraka paling panas,” ujarnya. |KUS|

Dog Hallow Fest

About Yukie Rushdie

Check Also

Kontraktor Proyek Rumah Pompa di Jakbar Dinilai Cacat

JAKARTA (IGS BERITA) – Kontraktor jasa konstruksi yang mengerjakan proyek pembangunan rumah pompa waduk Bojong beserta kelengkapannya …

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: